Tampilkan postingan dengan label jagung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jagung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2011

GLIO ( agen hayati untuk jamur )

|0 komentar

MENGAPA MENGGUNAKAN GLIO ?
1. Mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit tanaman.
2. Mencegah sumber infeksi penyakit menyebar kembali dengan kolonisasi tanah oleh GLIO.
3. Mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi penyakit.
4. Aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan.
5. Selaras dengan keseimbangan alam, mudah dan murah.

SASARAN

POC NASA (pupuk organik cair nusantara subur alami)

|0 komentar

POC NASA (PUPUK ORGANIK CAIR NUSANTARA SUBUR ALAMI)

Telah dikembangkan pupuk organik alami yang dapat dipergunakan untuk membantu mengatasi kendala produksi pertanian.
Produk tersebut adalah POC NASA (NUSANTARA SUBUR ALAMI).
Poc Nasa (nusantara subur alami) atau lebih di kenal dengan Nasa merupakan pupuk organik cair alami 100% dari ekstraksi bahan organik limbah ternak dan unggas, limbah tanaman, limbah alam, beberapa jenis tanaman tertentu dan “bumbu-bumbu/ zat-zat alami” lainnya yang diproses berdasarkan teknologi berwawasan lingkungan dengan prinsip ZERO EMISION CONCEPT.

Upaya Nasa turut mengatasi permasalahan lingkungan produksi pertanian adalah :

1. Poc Nasa (nusantara subur alami) terutam dipergunakan untuk semua jenis tanaman (pangan, holtikultura atau tanaman tahunan) dan juga bisa dipergunakan untuk unggas/ ternak dan perikanan.

2. Poc Nasa (nusantara subur alami) mengandung asam- asam organik yang mampu memperbaiki kesuburan fisik tanah, serta mampu memacu aktivitas mikroorganisme berguna bagi tanaman pada tanah.

3. Poc Nasa (nusantara subur alami) mengandung lengkap 13 macam unsur hara essensial yang diperlukan tanaman dan 44 -77 macam unsur lainnya yang tidak terdapat pada pupuk-pupuk kimia mengingat bahan dasar Poc Nasa (nusantara subur alami) dari limbah ternak dan tanaman yang mengandung 60-90 macam unsur.

4. Poc Nasa (nusantara subur alami) mampu melarutkan residu (sisa-sisa) pupuk kimia dalam tanah karena mengandung asam humat dan fulvat (golongan fulvena) .